Bab 18

1744 Kata

Darah Sherry mendidih hingga ujung kaki, ia menatap wajahnya di cermin. Wanita itu masih membayangkan ketika Arka menciumnya dengan kasar. Sampai-sampai detik itu juga ia menangis, tapi Arka masih tidak melepaskanmelepaskan Sherry. Sherry menyentuh bibirnya, sekarang ia benar-benar bersalah pada Nathan. Kini dia sungguh mengkhianati pria yang terbaring koma. Sherry menghantam kepala di meja rias berulang kali, ia sudah terlampau jauh. Kenapa dia sebodoh ini membiarkan Arka menyentuh bibirnya. 'Sekarang apa yang harus aku lakukan. Sih Arka itu sudah berani menyentuh bibirku.' Sungut Sherry dalam hatinya. Sekelumit perasaan menerpa Arka, pria itu tak mengerti sejak mencium Sherry di dalam mobilnya. Ia seperti kecanduan dengan bibir Sherry yang kenyal, hatinya Arka seperti berkecamuk seol

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN