Azzam menidurkan Azzura di atas ranjangnya dengan hati-hati. Tak lupa ia melepaskan jilbabnya agar tidak gerah dan menyalakan pendingin ruangan serta mengatur suhunya agar tidak terlalu dingin. "Nak, Zura bangun?" tanya Nayyara. Azzam menggeleng. "Nyenyak banget, Bunda. Mau bangunin buat makan malam kok gak tega, ya." "Biarin aja dia tidur. Ayah bilang mereka udah makan malam dan salat Isya kok. Jadi, biarin aja dia tidur," ungkap Nayyara. "Ya udah, Bunda." "Kamu aja yang makan sama Emira. Bunda mau istirahat dulu," tukas Nayyara. "Iya, Bunda!" Azzam bergegas memanggil adik bungsunya yang masih sibuk belajar di kamarnya dan mengajaknya makan malam bersama. Mereka hanya makan berdua karena Nayyara sudah makan lebih dulu karena tidak boleh terlambat minum obat. *** Azzura menggeliat

