62

1529 Kata

"Hai!" Aruna tersenyum tatkala dirinya baru saja memasuki mobil Adit dan pria itu langsung menyambutnya. "Hai, Pak! Nunggu lama ya? Maaf ya, soalnya saya nunggu sampai ruangan sepi baru keluar," sapa Aruna balik. Aditya tersenyum, "Kita lagi di luar kantor, dan hubungan kita juga bukan lagi cuma sebagai teman satu kantor. Kalau boleh, bisa enggak kalau kamu panggil saya dengan sebutan lain? Selain Bapak." Terdiam, Aruna menunduk untuk sesaat. "Bisa sih, cuma kayaknya butuh waktu karena takutnya malah jadi canggung. Saya akan biasain diri buat manggil Bapak dengan sebutan Mas kayak pertama kali saya datang ke kantor," ujar Aruna. Senyum Aditya semakin terkembang. Jelas sekali jika pria itu sangat senang hanya dengan dipanggil Mas oleh Aruna. Bahkan Aruna yang melihat bagaimana Aditya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN