72

1525 Kata

"Mas mau tahu kenapa aku ngomong begitu? Soal aku yang bilang ke Lalisa kalau aku sebelumnya enggak suka sama Mas?" tanya Aruna langsung. Dia saat ini berada di kafe yang ada di dekat kantor, berdua bersama dengan Aditya yang meminta untuk bicara. Pria itu sejak tadi diam, bahkan kopi yang dipesan olehnya masih dia biarkan hingga dingin. "Mungkin sampai sekarang juga kamu masih belum suka sama aku," kata Aditya dengan senyum kecil. Aruna menatap pria itu dengan serius, kedua tangannya terlipat di atas meja. "Aku bilang ke Lalisa karena waktu itu dia terang-terangan bilang kalau dia suka sama Mas. Jadi aku bilang, selama Mas suka sama dia ya bagus. Aku enggak akan halangin hubungan kalian kalau memang kalian saling suka, karena waktu itu juga aku belum tahu kalau Mas suka sama aku." A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN