Aruna sudah sadar. Walaupun tidak ada luka yang serius padanya, namun gadis itu menjadi pemurung dan pendiam. Sepertinya apa yang sudah dilakukan oleh Aditya cukup membekas di benak dan pikirannya. Bahkan Aruna menolak untuk bercermin karena tidak ingin melihat luka lebam yang masih ada di pipinya. Namun anehnya, ketika gadis itu mendengar bahwa Aditya akan dilaporkan ke Polisi dengan tuduhan penganiayaan dan kekerasan, Aruna meminta agar kakaknya mencabut gugatan dan meminta Papanya untuk tidak melibatkan urusan kantor dalam masalah ini, karena bagaimana pun ini adalah urusan pribadi Aruna dan Aditya, sedangkan pria itu merupakan karyawan terbaik di kantornya. Walaupun permintaannya dianggap tidak masuk akal dan sempat ditolak oleh keluarganya, namun Aruna tetap pada pendiriannya. Dia

