"A-apa ini? D-dari, darimana kau ...." Tubuh Aurel mematung, seiring dengan tangannya yang nampak bergetar saat memandang photo dirinya tengah digendong oleh Axel. Yang mana Aurel ingat betul jika kejadian itu terjadi beberapa hari yang lalu. Saat itu, mereka dan juga kolega-kolega lainnya sedang mengadakan meeting di restoran milik sebuah hotel ternama. Dan Aurel sadar betul saat itu Axel dengan wajah inosennya, bak pahlawan membantu Aurel kala ia hampir saja pingsan setelah meeting mereka selesai. Bahkan saking niatnya Axel membantu, Aurel sampai nyaris berpikir kalau pria itu tengah kesurupan hingga bersikap baik dan mau repot-repot memesankan satu kamar hotel agar Aurel bisa beristirahat barang sejenak. Namun Aurel yang bodoh bin polos ini seakan baru menyadari jika semua kebaikan

