Beberapa menit kemudian, Gayatri telah keluar dari ruang utama. Wanita ini memakai kamen² gelap dipadu oleh blus putih bermotif bunga sakura. Tampak cantik bagai wanita asli Bali. Kadek Satya tersenyum bahagia lalu merangkul kekasihnya untuk berpamitan kepada Tunik. “Tunik, nanti selesai menyapu, tolong kasih jus ke Mbok Diah. Bantuin juga agar dia bisa minum. Badan dia kaku, gak bisa gerak. Jangan buka pintu gerbang untuk siapa pun. Karena siluman masih mengincar Mbok Diah,” pesan Gayatri kepada wanita Bali yang lugu ini. “Baik, Mbok Gek,” jawab Tunik. Pasangan ini pun segera beranjak pergi lewat pintu samping. Beruntung angkot Kadek Satya selalu diparkir di luar gerbang. •••• Sepulang dari keluarga mendiang Deswita dan Lasmi, Kadek Satya dan Gayatri langsung pulang guna memeriksa ke

