"Kami minta maaf, Bapak dan Ibu. Pakaian adat yang dipesan belum sampai. Silakan ditunggu dulu." “Ya, udah. Kami tunggu," balas Kadek Satya. "Silakan saya antar ke ruang tunggu," ucap pegawai tersebut sembari berjalan mendahului. Mereka menunggu sudah hampir 1 jam dan pelanggan semakin menumpuk, tetapi pakaian yang dipesan belum juga tiba. Sampai akhirnya, seorang petugas memberitahu jika mobil yang membawa barang pesanan mengalami kecelakaan. “Mau mepayas ke salon lain?” tanya Kadek Satya kemudian. Seketika Gayatri bingung begitu mendengar pertanyaan dari pria berambut gondrong tersebut. "Mepayas?" Kadek Satya langsung tertawa kecil karena menyadari kekeliruannya. "Berhias, maksudnya." “Mau. Jauh gak dari sini, Bli?" “Enggak, mungkin sekitar dua kiloan. Mai, enggal!" [Ayo, cepat!]

