RAHASIA MEREKA

1103 Kata

Pusaka keemasan tersebut tersembunyi di antara tatanan batu bata di dinding. Sesaat sebelum menghilang, kilau keemasan bersinar di sela-sela dinding. Derap langkah kuda mendekat, salah seorang di antaranya turun lalu memeriksa dinding. “Baru saja, hamba liat warna keemasan di sini Gusti,” ucap punggawa tersebut dengan ekspresi menyesal. “Yodah. Aku cari ke dunia mereka. Permaisuriku harus kembali,” ucap seorang penunggang kuda berpakaian bangsawan. Sementara itu di vila, terjadi kehebohan. Tubuh Kadek Satya dan Gayatri menghilang setelah terkepung asap ajaib. Arifin dan Sarti yang tak pernah lepas pandangan pada gerak-gerik mereka. Bagai kena hipnotis, tubuh keduanya hilang depan mereka. “Mas, kok, aneh,” ucap Sarti tak percaya dengan penglihatannya. Lantai tempat keduanya menghilang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN