Bab 38 - Jimat Keberuntungan

2099 Kata

“Nyonya Muda, apa yang terjadi di dalam?” Suara panik Lastri dan ketukan keras terdengar di balik pintu kamar Vania. Tidak berapa lama kemudian, terdengar juga suara Wihesa, Safira dan Nesya yang ternyata juga berdiri di depan kamar tidur Vania. “Sepertinya mereka datang karena mendengar teriakanmu tadi,” bisik Galaksi seraya menghela napas panjang setelah menajamkan indera pendengarannya. Vania memanyunkan bibirnya, kemudian menggigit bibir bawahnya dengan wajah tertunduk penuh sesal. “Habisnya handuknya pakai acara melorot segala tadi. Kan aku kaget juga gara-gara kamu tadi,” sungutnya. Galaksi kembali mengesah panjang. Ia tidak menjawab istrinya karena tahu dirinya turut mengambil andil dalam kejadian itu. Suara ketukan dan panggilan kembali terdengar dari balik pintu kamar tersebut

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN