Bab 94 - Sosok Istimewa

2151 Kata

Helaian pakaian tercerai berai di atas lantai kamar vila yang kini menjadi medan pertempuran suami istri yang dilanda hasrat yang mengaburkan akal sehat mereka. Aroma lavender dan mawar yang bercampur dalam ruangan membuat gejolak liar semakin memburu hingga akhirnya gairah tersebut memadam ketika berhasil mencapai puncaknya. Suara deru napas dalam penyatuan kedua insan tersebut terdengar silih berganti hingga sang pria menarik dirinya terlebih dahulu untuk menyatakan penuntasan hasratnya. Seulas senyuman penuh kepuasan terukir di bibir Galaksi. Sinar matanya yang redup memandang wajah istrinya yang masih belum terlelap sepenuhnya. Ia menyeka buliran peluh yang membasahi kening wanita itu dengan penuh kasih. Perlahan manik mata Vania kembali terbuka. Kedua tangannya terangkat ke atas dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN