Bab 47 - Inspeksi Dadakan

1764 Kata

“Apa yang dia lakukan di sana?” Galaksi kembali melemparkan pertanyaan yang membuat wajah Arsen semakin pucat. “Nyonya ….” Arsen meneguk salivanya dengan bersusah payah. “Dia kenapa?” Galaksi kembali mendesak asistennya tersebut. Ia mulai terlihat tidak sabar dengan sikap asistennya. “Katakan Arsen!” “Saya tidak tahu kenapa nyonya ada di sana. Tapi, Nyonya sudah keluar dari hotel itu bersama Tuan Muda Rahardian. Katanya sekarang mereka sedang makan siang bersama di Restoran Beverly,” lapor Arsen. Sorot mata Galaksi masih memandang Arsen dengan tajam. Arsen tahu kalau atasannya itu sedang mengendalikan kemarahannya dan ia merutuki kebodohan nyonya mudanya yang telah berani menginjak batas kesabaran atasannya tersebut. “Mungkin saja mereka tak sengaja bertemu di sana, Pak,” Arsen men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN