“Kamu datang..” Kata itulah yang Aileen dengar ketika dia menemui Eros. Pemuda itu hanya menatapnya, tapi Aileen merasa jika seluruh beban hidupnya menghilang untuk sesaat. “Aku datang..” Kata Aileen dengan pelan. “Aku akan menunggu di mobil. Tolong jangan buat masalah, jangan turun ke bawah. Aku akan kembali dalam sepuluh menit dan kita akan pulang..” Kata Adeline. Aileen tidak menghiraukan adiknya. Saat ini dia hanya diam sambil terus menatap Eros. Menyimpan sosok pemuda itu di dalam ingatannya dan mencoba untuk menemukan jawaban atas perasaan yang ada di dalam hatinya. Rasa bahagia dan ketenangan yang terus Eros tawarkan di dalam tatapan matanya. “Kenapa kamu datang, Aileen?” Tanya Eros. Aileen mengendikkan bahunya. Ada masalah yang sedang dia hadapi, lalu satu nama m

