Aileen menatap langit malam dengan pandangan kosong. Malam ini, sama seperti malam yang biasanya, Aileen memilih duduk di taman bunga yang ada di dalam rumahnya. Aileen menatap bintang dan bulan yang tampak sangat terang di langit yang gelap. Aileen menghembuskan napasnya dengan pelan. Hatinya kembali sesak ketika dia menyadari jika ada sesuatu yang kosong, sesuatu yang hilang dari hidupnya. Aileen menikmati angin yang menerbangkan helaian rambutnya. Malam ini angin berhembus cukup kencang sehingga Aileen jadi merasa sedikit kedinginan. Sekalipun tidak turun hujan, tampaknya malam ini semua orang akan bergelung di dalam selimut ketika mereka tidur. Angin membawa hawa dingin yang semakin menusuk ke tulang Aileen. “Kenapa kamu berada di sini ketika angin sedang berhembus kencang, Aileen?

