Lebih Sakit Dari Tertusuk Duri

1547 Kata

"Selamat malam, Tante." "Shena, Sayang. Kamu ke sini?" Shena mencium punggung tangan Vanya, lalu ditarik ke dalam dekapan hangat wanita tua itu. "Iya, Tante. Maaf banget aku udah ganggu waktu Tante Vanya," ujar Shena setelah pelukan mereka terlepas. "No, kamu nggak ganggu sama sekali. Justru Tante seneng banget kedatangan kamu, Sayang." Vanya berucap seraya merangkul pundak Shena. "Ayo kita duduk di sana." "Gita!" panggil Vanya pada salah satu pegawai di butiknya. "Iya, Bu. Ada yang bisa saya bantu?" "Tolong buatkan minum untuk Shena ya," titah Vanya lalu menoleh pada Shena. "Kamu mau minum apa, Sayang?" "Es teh manis aja, Tante." "Kalau gitu buatkan dua es teh manis ya, Git." Sampai Vanya yang langsung diangguki oleh perempuan muda tersebut. "Jadi apa yang membuat kamu datang ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN