Kepala Angela dipenuhi berbagai pertanyaan mengenai nasib kehamilannya. Sebenarnya bisa saja Angela mengatakan pada Derry jika dirinya hamil. Derry tidak akan kabur dari tanggung jawabnya. Terlebih, dulu Derry pernah mengajak Angela menikah. Akan tetapi Angela menolaknya karena ia tidak mau menikah dengan seorang yang tidak ia cintai. Angela melangkah keluar dari dalam rumah sakit sambil menenteng plastik yang berisi obat dan vitamin untuk kandungannya. Angela masuk ke dalam mobil. Termenung sambil mengusap perutnya yang masih rata. Di dalam sana sudah ada kehidupan yang harus ia jaga. "Sekarang gue harus gimana? Gue bingung! Kenapa ini harus terjadi sama gue? Kenapa?!" Angela menjerit frustasi. Ia menjambak rambutnya sambil menangis tersedu-sedu. "Gue nggak mau ngelahirin anak tanpa su

