Anton kembali memfokuskan atensinya pada Alia. "Kirain gue, loe udah lupa sama gue, ternyata masih ingat," sahut Alia sambil tertawa. Tanpa permisi, Alia duduk di samping Anton, membuat keringat dingin mulai membasahi pelipis Anton dan Anton sendiri tidak tahu apa penyebabnya. "Gimana kabar loe?" Alia mengulurkan tanga kanannya pada Anton dan sebagai bentuk sopan santun, Anton lalu membalas uluran tangan Alia. "Baik Al, gimana kabar loe sendiri?" tanya Anton basa-basi sambil melepas jabatan tangan mereka. "Seperti yang loe liat, gue juga baik." "Pak Antonius." Anton dan Alia sontak menoleh pada asal suara. Anton beranjak dari duduknya, menghampiri suster yang baru saja memanggilnya. "Ini vitaminnya, di minum sesudah makan, minumnya cukup 1 kali sehari ya Pak." "Baik

