This Love is Painful

2917 Kata

Kami bertiga duduk melingkar, bersebelahan dan berhadap-hadapan. Tadinya Lia keberatan, tapi karena restoran ini penuh, hanya tersisa satu meja dan aku berjanji akan menjaga jarak dengan menjauhkan kursiku dari kursinya, dengan berat hati akhirnya dia setuju makan di rumah makan ini. Kami menunggu pesanan datang, dengan cara masing-masing. Lia menenggelamkan diri dalam buku bacaannya. Mama sibuk menelpon temannya, terdengar akrab mengobrol. Sedangkan aku terpaku pada layar hp, serius main game. "Hai, Andrew." sapa seorang perempuan dari arah sampingku. Kudongakkan kepala melihat wajah yang kukenal, Maria, perempuan dari organisasi Katolik kampus yang kemarin memberiku formulir retret. Dia berdiri di sisi meja sebelah kanan, tepat di hadapanku dan di hadapan Lia. Menyinggungkan senyu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN