Waktu membuatku belajar banyak hal, sebuah rasa sayang bahkan pengorbanan terlebih lagi Iqal yang selalu ada di dalam bayang nyata tak beralaskan. Kinar sayang Iqal, sederhana namun menuntut banyak arti. Arti balasan sayang juga dari tuan Iqal yang begitu manis. Pagi ini Iqal melihat koleksi cokelat nya di dalam kulkas, dia berniat membuatkan sebuah kue untuk kinar kebetulan hari ini libur. Iqal ingin mengajak Kinar piknik di pinggir pantai dengan kue spesial buatannya. Iqal memang jago membuat kue, meskipun rasanya tak seenak kue nya Titi kamal maupun bandung Makuta milik Laudya chintya Bella tapi rasa cintanya lebih besar dari kue yang telah di sebutkan itu. Dia melihat Kinar sedang mengeringkan rambut di kamar, bahkan Iqal sangat bersyukur hanya dia yang dapat melihat kecantikkan lu

