"Kenapa masih berharap pada seorang hamba jika tahu akan di kecewakan? Percayalah pada Allah karena dia tidak akan pernah mengecewakanmu." **** Keadaan seperti ini sangat membuat Kinar tidak nyaman. Dia ingin menjawab "kinar cemburu" tapi itu hanya mampu ia ucapkan di dalam hati. Iqal kembali mengulang pertayaannya "Maksud surat perceraian itu apa nar? " Kinar langsung saja menjawab. "Maksud nya Kinar udah engga sayang lagi sama kak Iqal, jadi berhenti buat nemuin Kinar lagi! " "Kamu lagi capek ya nar? Sini Iqal pijat,iqal tau Kinar lagi capek makanya ngomong ngelantur kaya gitu. " nada sedih terdengar begitu jelas dari

