"Ada kala sedih tak bisa ku simpan sendiri, Ada masanya air mata tak mewakili perasaan ku, Kemudian semua harapan menjadi genangan kegelapan di setiap ujian. " Langit mendung sama hal nya seperti hati Iqal. Mungkin semesta bertindak untuk mewakili perasaan sang pembesar hati, Iqal percaya ujian itu selalu datang karena Allah ingin meringankan beban seorang hambanya untuk memperluas ladang pahala. Jika sekarang dia sedang diberikan ujian yang besar maka Iqal percaya bahwa ada rencana Allah yang terselip di dalamnya sama hal nya seperti hujan dia mendung,galap,menggumpal hingga tak sanggup menahan beban di atasnya lalu mengeluarkannya dengan tetesan air

