Hanya tangis dan teriakan memanggil namanya yang terdengar. Ia mencoba menyadarkan lelaki itu. Punggungnya berdarah. Ferril langsung tidak sadar. Adit berusaha memindahkan lelaki itu pelan-pelan agar terlepas dari Echa yang sudah panik dan menangis. Sang pilot berupaya mempercepat helikopternya. Adit melapor dengan panik. Papanya yang mendengar jelas kaget. Lelaki itu segera berangkat. Istrinya yang tidur di kamarnya dulu keluar dari kamar. Seolah merasakan firasat yang buruk. Tapi Fadlan mengatakan.... "Gak apa-apa. Aku mau ke markas dulu, yang," tukasnya yang dibalas anggukan lemah. Istrinya percaya walau ia susah tidur. Begitu Fadlan pergi, terdengar kegaduhan lagi. Anaknya mules lagi. Ya anak perempuannya. Fara yang tidur di sampingnya terbangun lagi. Kemudian membantu Farras untuk

