Perut keroncongan dan mulai perih menjadi alarm Guri. Gadis itu melirik ke arah jam tangannya, yang sudah menunjukkan pukul tiga sore. Kepala gadis itu kembali menoleh ke arah tenda konsumsi, dengan harapan, para panitia masih belum mempacking barang-barang mereka. Namun naas, tenda konsumsi sudah terlihat bersih dan hanya menyisahkan beberapa air galon untuk mereka minum. Lalu pandangan gadis itu kembali mengarah sungai, di mana kini alisan sungai sudah di penuhi oleh para peserta, panitia serta senior yang sedang mandi. Guri baru saja selesai membersihkan diri dari lumpur. Walau badannya juga masih tetap berbau lumpur, namun gadis itu tidak mempedulikannya sama sekali. Karna konsentrasi gadis itu hanyalah makan. Ia harus segera makan sesuatu, sebelum kembali tumbang. Benar-benar

