Setelah pulang dari bermain surfing. Titan sama sekali tidak mengajak suaminya bicara. Dia terus saja diam dan menyibukkan diri dengan ponselnya. Ammar yang merasa jika istrinya sedang ngambek mencoba meminta maaf namun selalu diabaikan. “Honey, kenapa diam saja?” Titan tidak mau menjawab. Dia masih asik berbalas pesan dengan Namira dan Ellyana. Hatinya masih jengkel saat suaminya sengaja tebar pesona dengan para Wanita di pantai tadi. “Hon ...” “Apa sih! Jauhan sana,” usirnya pada Ammar. “Kok jadi kamu yang ngambek sih, Hon? Harusnya ‘kan aku.” Titan tetap acuh dengan Ammar. Dia malas dengan suami posesifnya yang senang sekali melarangnya ini-itu namun dengan seenaknya pamer perut kotak-kotak pada para Wanita Sexy. “Honey, jangan diamkan aku!” Memeluk istrinya dari samping. Dia p

