TLC 56

1023 Kata

Wanita itu berusaha berdiri, melepaskan batang Mang Onoy, tapi lelaki itu mencengkram erat pinggulnya, menekan kuat panttatnya ke bawah, membuat Batang Mang Onoy semakin jauh tenggelam. Mati-matian Bu Sofie berusaha melepaskan batang yang terus berkedut menghambur benih, tapi sangat sulit, mulutnyapun masih dipenuhi oleh Batang besar. Bahkan gerakan batang itu semakin kasar. Bu Sofie menatap wajah Bimo yang habang ijo mengejar kenikmatan tertinggi. “Uuugghhh, Siaaal,” hati Bu Sofie mengumpat melihat wajah Bimo yang menunjukkan bagaimana besarnya kenikmatan yang diberikan oleh mulut seorang wanita sosialitas kelas atas. “Ooommmggghhh, uuuggmmhhhh,” tangan Bu Sofie meremas erat panttat Bimo, pinggul besar wanita itu kembali bergerak, berharap batang Mang Onoy masih dapat melaksanakan tuga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN