Fourteen

1452 Kata

* * Sudah tiga hari Alana mendiamkan Raffi, tidak berbicara hingga bertatap mukapun hanya beberapa detik saja. Dan itu menjadi bentuk kemarahan Alana karena sikap suaminya yang sudah ingkar janji padanya. Melakukan hal yang diminta tanpa keluhan dan kesalahan, tetapi ketika meminta balasan si pria es itu tidak mau menepatinya. Bukankah itu namanya pembohong. Alana sangat membenci namanya kebohongan. Sekarang sudah pukul sebelas malam, namun pria dingin yang menjadi suaminya itu belum juga pulang ke apartement mereka, membuat Alana khawatir dibuatnya. Semarah dan sebenci apapun ia pada suaminya, namun hati seorang istri tetap ia rasakan jika suaminya belum pulang hingga selarut ini. Padahal Raffi sudah mengirimkan pesan, jika dia ada lembur malam ini. Tetapi hati Alana masih belum tenang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN