Part 40

1095 Kata

Nayla yang baru pulang dari les pianonya pun langsung mencari keberadaan Jihan. Ia ingin menyampaikan sesuatu kepada ibunya itu. “Ibu!” Nayla berlari menuju kamar utama yang ditempati oleh ayah dan ibunya. Ceklek “Ibu,” gumam Nayla. Ia melihat ibunya tengah tertidur pulas di atas ranjang. Karena tidak ingin mengganggu tidur ibunya, Nayla pun keluar dari kamar kedua orang tuanya dengan pelan tanpa menimbulkan suara. Nayla pun memutuskan kembali turun ke lantai satu. Ia menghampiri bi Esih yang tengah sibuk memasak di dapur. “Bi,” panggil Nayla. “Iya, Neng? Aya naon?” tanya bi Esih dengan logat sundanya. “Ayah udah pulang belum, Bi?” tanya Nayla seraya mencomot ayam goreng di atas piring yang baru saja digoreng oleh bi Esih. “Tadi bapak udah pulang, Neng. Tapi cuman sebentar. Bapak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN