Sejak tadi Harry dan Jennie tidak berhenti menyiksa Hana dan Kayla. Mereka terus mendesak dan menyiksa Hana dan Kayla untuk menyerahkan berkas perusahaan milik papa Kayla dan Kevin. “Cepat, serahkan dokumen perusahaan milikku!” Harry terus mendesak Hana dan Kayla agar memberikan dokumen perusahaan yang diklaim menjadi miliknya. Kayla berdecih. “Bermimpilah, perusahaan itu milik Papa bukan punya Paman!” Plak! Harry kembali menampar keponakannya yang terus melawannya. “Cepat katakan, di mana kau menyimpan berkas itu?!” Harry kembali mengulang pertanyaan yang sama. “Cepat jawab b***h!” sahut Jennie. Hana menatap nyalang ke arah Jennie. Andaikan saat ini tangannya tidak diikat, mungkin Jennie sudah habis di tangannya. Diam-diam Hana mencoba melepaskan simpul ikatan tali di tangannya. H

