Part 43

1928 Kata

Setelah Nayla tiga hari di rawat di rumah sakit, Nayla diperbolehkan pulang ke rumah. Nayla celingukan mencari keberadaan ayahnya yang sejak kemarin tidak terlihat batang hidungnya. Terakhir kali ia bertemu dengan ayahnya saat ayah dan ibunya izin pergi keluar, dan setelah hari itu ayahnya tidak lagi menjenguknya. “Bu, Ayah mana? Kok dari kemarin Ayah enggak nemuin aku?” Jihan yang tengah membereskan pakaian Nayla pun berhenti dari kegiatannya. Jihan menghela napasnya berat. “Ayah lagi banyak kerjaan, Sayang,” jawab Jihan seraya tersenyum paksa. Jihan terpaksa berbohong kepada Nayla, karena tidak mungkin ia mengatakan fakta yang sesungguhnya yang nantinya akan melukai putri semata wayangnya itu. “Beneran, Bu? Bukan gara-gara Ayah marah sama aku, ‘kan?” tanya Nayla. Jihan tersenyum,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN