Adam memasuki rumah tuan Hanson dengan pikiran yang dipenuhi oleh pertemuannya dengan Renee tadi. Nampak tuan Hanson yang baru saja keluar dari kamar pribadinya melihat kedatangan Adam. “Nak Adam, kenapa baru masuk ke dalam?” sapa pria paruh baya itu. Tuan Hanson mengambil tempat duduk di ruang tengah dan mulai menyalakan televisi dengan suara kecil. Adam tersenyum kecil menjawabnya. “Ah, tadi saya ada sedikit urusan di luar, Tuan,” jawab Adam. Pria itu ikut mengambil tempat duduk di sebelah tuan Hanson. Untuk sejenak, mereka fokus dengan penayangan televisi di depan mereka. “Eum tuan Hanson, boleh saya bertanya?” celetuk Adam kemudian. “Hm?” “Kenapa rumah ini tidak ada semacam foto-foto keluarga anda?” “Aku memang sengaja menyimpan semua foto itu. Terlebih dengan

