Adam menunggu di ruang tunggu rumah sakit setelah dirinya selesai memeriksakan tubuhnya. Dokter bilang bahwa cidera di tubuhnya tidak terlalu parah. Dan saat ini, dirinya tengah menunggu pemeriksaan nyonya Hanson yang ditemani oleh tuan Hanson tentunya. Tidak membutuhkan waktu yang lama untuk Adam menunggu mereka. Nampaknya semua berjalan dengan baik-baik saja karena Adam tidak melihat raut wajah kekhawatiran yang berlebih di wajah tuan dan nyonya Hanson, setelah keluar dari tempat itu. Mereka berdua langsung menghampiri Adam di ruang tunggu dan melempar senyum kecil ke arahnya. Adam bangkit dari duduknya untuk menyambut sepasang suami istri itu. “Bagaimana keadaan Nyonya, tuan Hanson?” tanya Adam kemudian. Tuan Hanson menoleh ke arah nyonya Hanson dengan mata lembutnya. “Tidak

