Suara isakan menggema di dalam kamar. Ayah Rio, berdiri dan mengambil segelas air yang terdapat di atas nakas yang ada di samping tempat tidur. Lalu menyodorkannya kepada istrinya. “Minumlah dulu, Bu,” ucapnya. “Te terimakasih,” ujar Istrinya, sambil menerima segelas air putih itu dan meminumnya sampai tandas. Setelah dirasa lebih tenang, dia segera memulai kembali perkataannya. “Sebenarnya, Aku terlibat banyak hutang Pak. Aku terlalu tergoda belanja online, hingga sampai meminjam ke pinjaman online untuk memenuhi hasrat belanjaku.“ Ibu Rio berkata dengan nada lirih dan sedikit terbata. Lalu menyeka pipinya yang basah dengan air mata. Menundukkan wajah, rasanya sungguh tak sanggup menatap wajah suaminya. Dia terlalu merasa bersalah. Suaminya mendesah pelan, lalu duduk di samping i

