''Mungkin hal yang bisa ku lakukan saat ini hanyalah menerima kutukan ini'' - Rayya Farasya - Semua telah usai, kini aku bisa bernafas lega. Urusan Axel telah selesai hari ini. Aku berharap dia bisa bahagia disana. Kini waktuku untuk beristirahat hoam.. Ku buka pintu apartemenku. Ku liat sosok Nadira yang berdiri di belakang pintu. Lagi-lagi aku merasa terkejut melihatnya. Entah alasan apakah ia masih belum tidur. ''Astagah Dira, Ngapain kamu disini? Kamu juga ngapain belum tidur hah?'' Tanyaku mengomelinya Nadira hanya cengengesan ''Gua nunggu lu Ray haha.'' Ku lepas sepatuku dan menaruhnya di rak. Setelah itu ku letakkan tasku di sofa. Mengikat rambutku dan berjalan ke wastafel. Nadira masih bertanya padaku tentang pertemuanku dengan Axel. ''Gimana Ray? Gimana kencan lu dengan

