Tasya berada di ruang bersalin ditemani ibunya. Baju toga dan kebaya sudah dilepas diganti dengan baju pasien rumah sakit. Ia tidak kuat lagi menahan rasa sakit di perutnya. Ingin segera mengeden dan mengeluarkan bayinya. Persalinan kali ini dibantu lagi oleh dr Ayu Mamanya Gina. " Sakit Ma..ga kuat nih." Rintih Tasya sambil memegang tangan Heni. Ini pengalaman pertama Heni mendampingi Tasya karena waktu lahiran Ehsan Erik lah yang menunggunya. Sebagai seorang ibu tentu saja ia tegang dan was was. " Tahan dulu ya..." Ucap dr Ayu. " Sakit ..." Gumam Tasya. " Sabar sayang, tunggu pembukaannya lengkap dulu." Sang Mama mengelap keringat yang membasahi kening dan pelipis anaknya. Sambil sesekali memberi minum. Ia bisa merasakan rasa sakit Tasya karena ia pun pernah beberapa kali melahirka

