Jika hari biasa aku sangat suka tidur, jika saat bloody moon aku akan menjadi pribadi yang rajin, mungkin karena aku tak bisa tidur sehingga aku memilih bangun pagi dan melakukan segala hal di pagi hari. Aku menggerakkan tubuhku, dan berusaha meregangkannya, namun tubuhku seolah terhalangi sesuatu. Aku akhirnya memilih membuka mataku perlahan. Dada bidang seorang pria adalah kali pertama yang kulihat. Itu adalah d**a Arnold. Sepanjang malam pria itu tetap memelukku. Padahal aku yakin posisi ini membuatnya tak nyaman karena aku menindih lengannya. Sekali lagi aku hanya tersenyum dan mengecup pipinya lalu beranjak untuk membuat sarapan. Setelah membersihkan tubuhku, aku melihat isi kulkas. Hanya ada telur, cabai, gula merah, bawang merah dan bawang putih. Kurasa aku bisa merebusnya dan m

