"Entah apakah kisah ini baru saja dimulai atau tidak, tetapi aku menggantungkan harapan penuh agar setidaknya bisa melepaskan bayang-bayang lelaki itu." ~Valerie Genneth. *** Entah sudah berapa lama keheningan menyapa di antara Pedro dan Valerie. Keduanya bahkan tak berupaya untuk mengeluarkan suara, saat mereka masih duduk berhadapan setelah Pedro kembali ke tempatnya semula. Masih belum mengenakan baju, lelaki itu sepertinya tak menaruh perhatian penuh untuk pandangan Valerie yang berulang kali mencuri pandang ke arah tubuh kokohnya. Berada di dapur di kediaman milik Pedro, Valerie mungkin harus bersyukur dengan adanya dua kaleng bir yang masih berdiri kokoh di hadapan mereka. Meski isinya tak lagi penuh, setidaknya dua kaleng itu mampu mengalihkan perhatian, sehingga baik ia dan Ped

