"Langit malam ini tampak kelabu. Tidak pernah aku sesulit ini dalam memikirkan sesuatu, terlebih aku tahu ini semua adalah tentangmu." ~Pedro Viscout. *** Pedro tidak ingat apa alasan yang membawanya berakhir di sebuah klub malam ini. Terakhir kali ocehan Armando masih terngiang di telinga, dengan segala rentetan pesan dan masukan yang kerap kali diucap berulang kali oleh sang kapten tim mereka. Armando mengingatkan mengenai turnamen basket tingkat universitas se-Heidelberg yang akan berlangsung akhir minggu depan, dan sudah pasti tim basket mereka akan ikut berpartisipasi. Pengumuman itu tentunya membuat para anggota tim basket hanya bisa menghela napas, sebab itu juga berarti mereka akan lebih sering menghabiskan waktu di lapangan dengan bola berwarna ke-oranye-an dalam waktu dekat

