"Sarah!" teriak Mama Audrey dengan penuh semangat, dia melambaikan tangannya dengan sangat bersemangat. Abraham yang sedang menyentuh lengan Sarah, terkejut lalu segera melepaskannya. Sarah menatapnya lalu menarik tangannya. Dia mendengus kesal melihat mamanya dan Noah sudah menunggu di pintu. "Aish, aku seharusnya tidak menceritakan kapan aku pulang kemarin. Kenapa juga Mama bawa-bawa Noah untuk menjemput, ish!" gumam Sarah dengan kesal. "Sarah, mama jemput sayang!" pekik mamanya lagi dengan noraknya, dia langsung menatap Abraham karena malu atas kelakuan mamanya. Tapi pria itu malah mendorong troli mereka ke arah mamanya. "Mau kemana kamu?" tanyanya kaget ingin menahan troli yang membawa koper-koper mereka itu. "Itu mama kamu kan?" tanyanya kalem sambil tersenyum. Sarah membulatkan

