Pagi hari Sierra terbangun. Ia melia ke luar jendela dan melihat cuaca yang cerah. Entah kenapa ia merasa seperti akan mendapat hal baik. Ia lalu beranjak dari tempat tidurnya. Ia melangkah menuju ke cermin besar yang terletak di samping lemari. Matanya mendelik ketika melihat perubahan penampilannya yang kian hari tampak seperti badan gajah. “Aaaaaaa!!!” teriak Sierra. Richard yang sedang mandi cepat-cept keluar dan menghampiri Sierra dengan muka cemasnya. Tak peduli ia keluar hanya memakai handuk yang menutup bagian bawah tubuhnya dan di atas rambutnya masih banyak busa shampo, ia ingin cepat-cepat datang untuk menolong kalau-kalau ada hal buruk terjadi pada Sierra. “Ada apa?” tanyanya cemas. Sierra menoleh pada Richard kemudian merengut “aku gendut,” rengeknya. Richard menghela na

