Richard terdiam. Ia juga tidak tahu apa yang ia lakukan. “Bukankah seharusnya kau marah walaupun kau tidak mencintaiku, apa kau sedang kasihan padaku?” tanya Sierra lagi. “Bukankah kau merasa sendirian, Sierra?” kata Richard. Sierra mengerutkan dahi tidak mengerti maksud Richard. “Kau hanya punya aku sekarang, jadi bagaimana mungkin aku tega untuk berbuat jahat padamu padahal aku tahu kau tidak mungkin pulang ke tempat lain,” lanjut Richard. Sierra membuang muka merasa kasihan dengan dirinya sendiri “jadi benar, kau kasihan padaku,” gumamnya. “Kurasa bukan,” bantah Richard. Sierra langsung kembali menoleh menatap Richard lagi sambil mengerutkan dahi penuh rasa penasaran. “Apa kau sungguh merasakan perasaan itu?” tanyanya “cinta?” Richard tertegun menatap Sierra seolah membenarkan p

