Richard pulang ke rumah saat malam sudah hampir larut. Ia masuk ke kamar dan tak menemukan keberadaan Aiden maupun Sierra. Ia lalu ke kamar Ema dan cepat-cepat membuka pintu. Richard bernapas lega saat melihat Aiden ada di sana bersama Ema. Karena terkejut mendengar suara pintu yang dibuka Ema pun terbangun. Ia cepat-cepat beranjak dari tempat tidur begitu menyadari Richard yang membuka pintunya. “Maaf, Tuan, saya membawa Tuan Aiden ke sini karena saya kasihan jika harus meninggalkan dia sendiri di kamar,” ungkapnya. “Memangnya di mana Sierra?” tanya Richard. “Dia belum pulang, Tuan, saya tidak tahu dia ada di mana,” jawab Ema. Richard menghela napas, “Ya, sudah biarkan saja Aiden tidur di sini, jangan sampai dia terbangun karena dipindahkan,” katanya. “Iya, Tuan,” jawab Ema. “Maafka

