57. Ghibahan Yang Menyakitkan

1560 Kata

Mendengar kata nama Jesica, Rahma dan Jesica saling pandang. Apa namanya sepasaran itu hingga banyak yang sama. “Itu yang jadi istri keduanya Abang ganteng suaminya Kania?” ujar temannya lagi. Kali ini membawa nama Kania, kakak tiri Jesica. Tentu Jesica bisa mendengarnya karena mereka duduk berdekatan dengan pemisah tipis dari bahan kayu. “Iya itu tau, Jeng.” Dengan wajah sombong mereka, siang ini menggibahkan orang. Ibu-ibu sosialita ini tampaknya sedang mengadakan arisan bulanan. Ada gelas berisi nama anggota dan ada uang di atas meja. Uang yang mereka gunakannya juga dari mata uang dollar bukan rupiah. “Duhh …. Duda ganteng cepet banget dapet istri ya. Gue mau padahal jadi istri keduanya.” Gaya ibu ini genit dan make upnya menor sekali. Jelas bukan tipenya Biyan. “Ya iya cepet lah,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN