29. Cemburu!

1813 Kata

“Mana?” tanya Jesica sambil menjulurkan tangannya. Mereka sudah sarapan bersama. Biyan meminta pelayan mengantarkan makanannya ke kamar mereka. Jesica tampaknya sedikit kesulitan berjalan akibat terlalu lama digempur Biyan. Untung tidak seperti Marisa yang ke dokter gara-gara salurannya sedikit lecet digempur Indra. (Di judul Bucin Lovers). “Mana apanya, Sayang?” tanya Biyan heran. Tiba-tiba setelah makan ditanyakan pertanyaan yang menurutnya tidak jelas. Apa Jesica ingin makan lagi, atau ingin uang, atau bisa jadi ingin bertempur lagi? “Janji Abang,” jawabnya sambil mengerucutkan bibirnya. “Yang mana?” tanya Biyan. Janji yang mana? Sebelum kesini kan ada banyak janji yang dia sepakati bersama sang istri. “Yang tujuan kita dateng kesini Abang,” rengeknya sambil mencubit pinggang Biyan.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN