Naya Hari ini aku kembali kekampus mengajar seperti biasa, aku terkejut ketika da yang menariku dengan tiba-tiba. “lepaskan aku! Dasar tidak ada sopan santun! Lepas...Abi!” ujar ku tidak percaya karena orang yang enariku adalah Abi. “maaf Nay, sakit ya?” tanya Abi memeriksa tanganku yang sekarang sedang memerah. “kamu pikir aja Bi, merah gini” jawabku membuat Abi jadi sedikit merasa bersalah. “maaf Nay,” ujar Abi membuat ku menghela nafas pelan “jadi kenapa kamu narik saya sampai sini?” tanyaku membuat Abi menggarut belakang leher nya yang aku yakini itu tidak gatal sama sekali. “kamu udah baik-baik aja kan Nay? Ga sakit lagi?” ujar Abi sambil menempelkan tangannya didahiku, sejenak aku terdiam menatap mata elang milik Abi, sangat indah. Mata yang indah. “saya sudah baik-baik saja

