Enam Belas

1120 Kata

Tawa dan celotehan lolos dari keramaian yang terjadi di ruang tamu. Meski begitu tidak dengan dapur. Suasana tegang menyelimuti mereka setelah pertanyaan yang dilontarkan Lionel. "Aku tidak tahu. Tolong ambilkan brownisnya," jawab Luna mencoba menghindari pertanyaan Lionel. Lionel menuruti permintaan Luna. Meski begitu ia tidak bodoh. Ketika ia akan memberikan kotak brownis itu, Lio menahannya saat Luna hendak mengambilnya. "Lionel. Berikan brownis itu padaku!" "Tidak. Sampai kamu memberikan jawaban atas pertanyaanku." "Tidak ada yang perlu dijawab." "Oh ya? Aku tidak menyangka kamu perempuan seperti ini." "Apa maksudmu?" "Maksudku kamu adalah perempuan yang terbiasa dengan ciuman." Kedua pasang mata Luna membesar ketika mendengar perkataan Lionel. "A-apa!?" pekiknya tidak perca

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN