••• "Alex!" "Hem?" sahut Alex yang masih betah dalam posisinya. Saat ini Ara tengah berbaring di sofa dengan Alex yang sedikit menindihnya dan menelusupkan wajahnya tepat di perut datar Ara. "Kenapa Ra?" tanya Alex saat tak mendengar lanjutan dari tunanganya tersebut. "Gak pa-pa, iseng aja aku manggil kamu." jawab Ara yang kini mengelus lembut rambut Alex dengan sesekali mengusap kening Alex yang tengah telungkup dan menjadikan perutnya sebagai bantal. "Ra, kok dipindahin sih, mending film yang tadi..." protes Alex saat Ara mulai menggonga-ganti saluran TV-nya. "Udah kamu diem aja!" ujar Ara yang akhirnya menemukan film yang sesuai dengan keinginannya. "Alex ngomong dong, diem mulu..." ucap Ara yang tidak mendengar ujaran aneh dari tunangannya itu. Dengan susah payah ia pun

