Pagi ini Keira masak lebih pagi dari biasanya, lalu segera keluar dari rumah seperti yang Nathan katakan. Karena hari ini ia tidak ada jadwal kuliah, maka Keira akan pergi mencari pekerjaan untuk hari ini saja. Mungkin menjadi buruh cuci atau menjual minuman di taman seperti yang dulu sering ia lakukan. Namun kakinya berhenti di depan penjual rawon yang cukup ramai. Si ibu penjual tampak kewalahan menangani pembeli sendiri, bahkan banyak sekali piring kotor dan wadah lainnya tergeletak tidak di cuci. Dengan penuh harap, Keira mendekati ibu penjual. "Permisi Bu, apa ibu sedang membutuhkan karyawan untuk sementara? Atau, hanya untuk hari ini?" tanya Keira pada seorang ibu-ibu pedagang rawon di pinggir jalan yang cukup ramai. "Ah, iya mbak. Saya lagi butuh jasa buat cuci piring sama perala

