22.

1098 Kata

Di meja sebelah jendela, dua pasang tengah duduk nyaman sambil berbincang. Wanita hamil itu tak henti-hentinya menatap lelaki di depannya yang tengah berceloteh ria. Lelaki itu tampak antusias menceritakan banyak hal yang lucu membuat sang wanita terus tersenyum dan tertawa ringan. Ia tidak pernah mengeluarkan seluruh tawanya dengan bebas seperti orang lain. Karena ia tau, setiap mengeluarkan tawa akan segera datang kesedihan dan tangis. "Kei, makan dulu gih. Itu makanan belum di makan sedikitpun gara-gara aku terlalu banyak cerita nih." kata Reno yang baru sadar dengan makan Keira. "Lagian kamu semangat banget cerita, aku jadi sungkan mau makan." rajuk Keira sambil mengerucutkan bibirnya lucu. "Hehe maaf deh, maaf." ucap Reno sambil mengelus pelan puncak kepala Keira. Wanita itu terse

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN