Kehamilan Sukma berjalan lancar. Hanya saja, karena kondisi kandungannya memang lemah, maka dokter tidak menyarankan untuknya bekerja berat. Sukma harus bisa mengatur kegiatannya dan hanya menjalankan kegiatan ringan saja. Raga sangat protektif. Dia bahkan menambah satu asisten untuk memantau khusus kegiatan Sukma. Membuatkan list mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak boleh dilakukan. Raga bahkan mempersiapkan diri jika sang istri tiba-tiba ngidam minta yang aneh-aneh. Namun, sejauh ini belum ada hal yang membuat Raga sampai tidak memenuhinya. Ngidam Sukma masih terbilang wajar. Bayinya tidak cukup menyusahkan. Sukma menjalani trimester pertama dengan penuh kehati-hatian. Dia tidak ingin mengecewakan semua orang jika terjadi apa-apa dengan kandungannya. Terlebih Aira yang sen

