Bab 99

1026 Kata

"Gak usah ya gak usah!" Raja dengan kesal menatap pada Kanaya setelah istrinya menunjukkan pesan yang Papa Prabu kirimkan ke nomor ponsel wanita itu, di mana ayahnya meminta dia dan Kanaya datang ke rumahnya. 'Tapi Mas ...,’ kata Kanaya ragu. "Udah biarin aja!" Raja tidak mau ayahnya menekan lagi soal cucu padanya. Apalagi, hubungannya dengan Kanaya baru dimulai dan Papa Defan, ayah mertuanya itu belum memberi restu sepenuhnya. Pintu ruang kantor Luki terbuka. Pemilik Cafe itu masuk bersama dengan seorang pelayan. "Katakan, siapa yang memerintahmu mengambil foto kemarin?" tanya Luki. "Maaf Bos, itu ...." Pelayan itu terlihat bingung. "Kau bisa saya pecat dan saya laporkan ke Polisi!" ancam Luki. "Seorang wanita Bos, waktu itu saya keluar untuk buang sampah, dia pake baju w

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN